''semerdunya melodi menyemarakkn hri.. takkn mmpu menghapus gundah..pd kr0ntang fikir yg meranggas di jejaring kepala utk sgra dijabarkn kata''
Hari-hari berlalu dlm senandungnya sendiri. Tiada yg memaksa,tiada yg meminta. Semua terlontar karena begitulah smestinya. Perputaran bumi yg dikuasai Sang Penguasa Tunggal,menjadikan tak da lagi yg harus mrasa tak puas. berproses brsama mungkin tindakan yg lebih bijak.Menghemat tenaga,serta kemampuan sebagai manusia yg terbatas.
Dedaunan,suara sumbang angin,serta lagu yg diutarakan semesta,Menjadi pengantar sgala kisah yg menyempurnakan atau bahkan mengaburkan.Alam senantyasa mendukung kehadiran mereka,memberi bnyak peluang agar mereka bisa membisikkan dg caranya yg lembut.
Jika alam bisa mendukung para makhluk yg memiliki napas,Mengapa pd sesama manusia justru hal itu smakin jauh...?
Hari-hari berlalu dlm senandungnya sendiri. Tiada yg memaksa,tiada yg meminta. Semua terlontar karena begitulah smestinya. Perputaran bumi yg dikuasai Sang Penguasa Tunggal,menjadikan tak da lagi yg harus mrasa tak puas. berproses brsama mungkin tindakan yg lebih bijak.Menghemat tenaga,serta kemampuan sebagai manusia yg terbatas.
Dedaunan,suara sumbang angin,serta lagu yg diutarakan semesta,Menjadi pengantar sgala kisah yg menyempurnakan atau bahkan mengaburkan.Alam senantyasa mendukung kehadiran mereka,memberi bnyak peluang agar mereka bisa membisikkan dg caranya yg lembut.
Jika alam bisa mendukung para makhluk yg memiliki napas,Mengapa pd sesama manusia justru hal itu smakin jauh...?






19.39
Zero the Only One
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar